Contoh Surat Keterangan Hibah

Contoh Surat Keterangan Hibah

Contoh Surat Keterangan Hibah – Hibah ialah akad dukungan harta punya seseorang kepada orang lain pada saat si pemilik harta tetap hidup tanpa ada imbalan tertentu sebagai tanda kasih sayang. Hibah ada 2 macam, yakni hibah barang dan hibah manfaat. Hibah barang ialah beri tambahan harta atau barang kepada orang lain termasuk materi dan nilai fungsi harta/barang tersebut yang pemberiannya tidak berharap imbalan apapun. Misalnya menghibahkan tanah, rumah, kendaraan, baju dan lain-lain. Sedangkan yang dimaksud dengan hibah fungsi ialah beri tambahan harta atau barang kepada pihak lain untuk dimanfaatkan, tapi hak punya berasal dari harta atau barang tersebut tetap jadi punya si pemberi hibah.

Agar akad hibah ini mempunyai bukti secara tertulis, maka dibuatlah sebuah surat keterangan hibah sebagai bukti bahwa harta/barang yang dihibahkan oleh pemberi hibah kepada penerima hibah benar ada dan bisa dibuktikan. Surat ini tentu akan jadi bukti kedepan kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. selanjutnya bagaimana cara mengakibatkan surat keterangan hibah? dibawah ini udah saya sajikan sebagian umpama surat hibah, semoga bisa jadi tambahan referensi bagi sahabat semuanya.

SURAT HIBAH

Yang bertanda tangan dibawah ini :

 

Nama                    : Fakhruddin

Tempat/Tgl. Lahir   : Aceh, 20 Februari 1956

Pekerjaan             : Pegawai Negeri Sipil

Alamat                  : Jln. Mawar No. 03 Aceh Besar

Selanjutnya disebut pihak pertama ( I ) Ayah Kandung

 

Nama                    : Ikhsan

Tempat/Tgl. Lahir    : Aceh Besar, 29 November 1988

Pekerjaan              : Wiraswasta

Alamat                   : Jln. Melati No. 35 Aceh Besar

Selanjutnya disebut pihak kedua ( II ) Anak Kandung

Saya atas nama Pihak Pertama udah menghibahkan sebidang tanah lahan perumahan kepada Pihak Kedua dengan Sertifikat Hak Milik nomer : …….. atas nama Fakhruddin yang terletak di lokasi Dusun Ujong Lon Desa Meunasah Baro Kec. Ingin Jaya Kab. Aceh Besar.

Selanjutnya tanah tersebut selama saya kuasai tidak dulu terjadi persengketaan / digugat oleh pihak lain, maka menjadi tanggal surat ini dibuat tanah tersebut syah jadi seutuhnya hak punya Pihak Kedua ( II ).

Demikian Surat Hibah ini dibuat dengan memang di dalam suasana sehat jasmani dan rohani tanpa ada unsur paksaan berasal dari pihak manapun. Dan surat ini bisa dipergunakan sebagaimana mestinya.

 

Aceh Besar, 04 Januari 2016

Pihak Kedua ( II )                                                                        Pihak Pertama ( I )

 

 

Ikhsan                                                                                          Fakhruddin

 

Saksi-Saksi :

  1. Marhaban ( …………… )
  2. Abdul halim ( …………… )
  3. Junaidi ( …………… )

 

Diketahui Oleh ;

KEPALA DESA MEUNASAH BARO

( Hasballah )

 

Sumber : https://www.kumpulansurat.co.id/

 

You Might Also Like